Geram, Aidhil Nur Putra Lagi-lagi Temukan Kabel Internet Menjuntai Berbahaya
fixberita.comKeberadaan kabel fiber optik yang melintang dan menjuntai ke jalan hingga ke depan rumah warga masih ditemukan di sejumlah k
Berita
"Putusan ditunda sampai dengan tanggal 24 Oktober disebabkan ketua majelis sakit," ujar anggota tim hukum PDI Perjuangan Gayus Lumbuun kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.
Dengan demikian, putusan terkait keabsahan pencalonan Gibran Rakabuming Raka akan dibacakan setelah acara Pelantikan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih pada Pemilu 2024 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024—2029 pada tanggal 20 Oktober mendatang.
Baca Juga:
Baca Juga:
Berdasarkan laman resmi PTUN Jakarta, perkara yang diregistrasi dengan nomor 133/G/TF/2024/PTUN.JKT tersebut semestinya diputus pada pukul 13.00 WIB secara elektronik melalui e-court.
Dalam perkara tersebut, PDI Perjuangan mengajukan gugatan ke PTUN karena menganggap KPU RI melakukan perbuatan hukum dalam proses Pilpres 2024.
PDI Perjuangan meminta PTUN Jakarta menyatakan tindakan KPU sebagai penyelenggara Pemilu 2024 sepanjang mengenai pemilihan presiden dan wakil presiden merupakan perbuatan melanggar hukum oleh pejabat pemerintah (onrechtmatige overheidsdaad).
Tindakan KPU yang dipersoalkan oleh PDI Perjuangan, pada intinya tidak menolak pendaftaran Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden peserta Pemilu 2024. KPU dinilai melanggar perundang-undangan ketika menjalankan Putusan MK Nomor 90/PUU-XXI/2023, perihal syarat usia calon presiden dan wakil presiden.
Dalam petitumnya, PDI Perjuangan juga meminta agar PTUN mewajibkan KPU untuk tidak melakukan tindakan administrasi pemerintahan sepanjang berkaitan dengan kepentingan pelantikan calon wakil presiden terpilih periode 2024—2029 atas nama Gibran Rakabuming Raka.
Di sisi lain, KPU RI melalui kuasa hukumnya, Saleh, optimistis menang melawan gugatan PDI Perjuangan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta terkait dengan dugaan perbuatan melawan hukum dalam Pilpres 2024.
Menurut Saleh, materi gugatan PDI Perjuangan telah selesai di Mahkamah Konstitusi (MK) melalui putusan dalam perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) yang diajukan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud Md.
Source: antaranews.com
fixberita.comKeberadaan kabel fiber optik yang melintang dan menjuntai ke jalan hingga ke depan rumah warga masih ditemukan di sejumlah k
Berita
fixberita.comAndry Saputra resmi dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Riau periode 20262030. An
Berita
fixberita.comKomite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Pekanbaru mengajak generasi muda untuk terus menyuarakan aspirasi dan mengambil
Berita
fixberita.comKetua Badan Riau Creative Network (BRCN), Datuk Seri Rizky Bagus Oka SM MM menjadi narasumber dalam Workshop Leadership Bran
Berita
fixberita.comSekitar 100 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Pekanbaru mengikuti pelatihan bisnis bertajuk Kelas Bagus Jili
Berita
fixberita.comKomite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Pekanbaru dibuat geram dengan beredarnya video sekelompok pria berbusana peremp
Berita
fixberita.comAksi pencurian besi atau yang dikenal dengan istilah rayap besi kian meresahkan masyarakat Kota Pekanbaru. Sejumlah video ak
Berita
fixberita.comAnggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Pekanbaru Hamdani MS SIP mendukung prioritas pembangunan Pemerintah Kota Pekanbar
Berita
fixberita.comAnggota DPRD Pekanbaru Fraksi PDI Perjuangan, Tekad Indra Abidin, meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru mengeval
Berita
fixberita.com Keberadaan juru parkir (jukir) liar kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Kali ini, jukir liar ditemukan menarik uang parkir dar
Berita