Minggu, 23 Agustus 2026

Harga Ayam di Pekanbaru Meroket! Komisi II Desak Pemko Audit Alur Pasokan dan Percepat Pasar Induk

fixberita.com - Sabtu, 22 Agustus 2026 17:22 WIB
Harga Ayam di Pekanbaru Meroket! Komisi II Desak Pemko Audit Alur Pasokan dan Percepat Pasar Induk
Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru sekaligus Ketua KADIN Pekanbaru, Rizky Bagus Oka
fixberita.comHarga daging ayam potong di Kota Pekanbaru yang melonjak hingga Rp47.000 per kilogram mendapat sorotan tajam dari DPRD Pekanbaru.


Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru sekaligus Ketua Kadin Kota Pekanbaru, Rizky Bagus Oka, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru segera turun tangan mengatasi lonjakan harga tersebut.

Menurutnya, harga ayam yang sebelumnya berada di kisaran Rp28.000-Rp30.000 per kilogram kini melonjak tajam dan mulai membebani masyarakat.

Baca Juga:
Baca Juga:

Rizky Bagus Oka menilai kondisi tersebut menunjukkan masih lemahnya pengawasan terhadap rantai pasok dan tata niaga pangan di Kota Pekanbaru.

"Jangan sampai masyarakat menjadi korban akibat lemahnya pengawasan tata niaga. Pemerintah harus segera turun tangan memastikan stok dan distribusi ayam tetap aman," tegas Bagus Oka, Sabtu (22/8/2026).

Baca Juga:
Baca Juga:

MBG Jangan Jadi Kambing Hitam

Rizky Bagus Oka menegaskan pihaknya tetap mendukung penuh program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, tingginya kebutuhan bahan pangan untuk program MBG memang harus diantisipasi sejak awal dengan memastikan ketersediaan pasokan dari tingkat peternak hingga distributor.

"MBG adalah program nasional yang harus kita dukung. Jangan sampai ada pihak yang menjadikan MBG sebagai kambing hitam atas kenaikan harga," ujarnya.

Namun, Kata Bagus Oka, peningkatan serapan untuk kebutuhan MBG harus diimbangi dengan penambahan pasokan agar kebutuhan masyarakat umum tidak terganggu.

"Kalau serapan meningkat, suplai juga harus ditingkatkan. Jangan sampai kebutuhan MBG terpenuhi, tetapi pasar masyarakat justru kekurangan," ucapnya.

Pasar Induk Harus Segera Berfungsi

Komisi II DPRD Pekanbaru juga kembali mendesak Pemko Pekanbaru mempercepat penyelesaian dan operasional Pasar Induk.

Menurutnya, Pasar Induk memiliki peran penting dalam mengatur distribusi bahan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga di pasar-pasar tradisional.

"Pasar Induk harus segera difungsikan. Jangan terus ditunda. Ini penting untuk memastikan arus barang, stok dan harga bisa lebih mudah diawasi," kata Rizky Bagus Oka.

Ia menilai keberadaan Pasar Induk yang berfungsi optimal dapat memperpendek rantai distribusi dan mencegah permainan harga di tingkat distributor maupun pedagang.

Disperindag Diminta Audit Pasokan

Selain mempercepat operasional Pasar Induk, Rizky Bagus Oka meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pekanbaru melakukan pemeriksaan terhadap rantai pasokan ayam.

Ia meminta pemerintah memastikan tidak ada praktik penimbunan maupun permainan distribusi yang menyebabkan harga melonjak.

"Audit alur pasokan harus dilakukan. Dari distributor besar sampai ke pasar harus jelas. Kalau ada yang menimbun atau memainkan stok, harus ditindak," cetusnya.

Politisi Gerindra ini juga mendorong Pemko bersama instansi terkait menggelar operasi pasar untuk membantu masyarakat mendapatkan ayam dengan harga yang lebih terjangkau.

Di sisi lain, ia meminta pemerintah memastikan distribusi bahan pangan tidak terganggu akibat persoalan BBM, termasuk antrean kendaraan logistik untuk mendapatkan solar.

"Armada logistik pangan harus dipastikan bisa bergerak. Jangan sampai distribusi terhambat karena persoalan BBM. Semua ini harus diantisipasi," jelasnya.

Rizky Bagus Oka menegaskan, pengendalian harga ayam harus segera dilakukan agar daya beli masyarakat tetap terjaga sekaligus memastikan program MBG dapat berjalan tanpa menimbulkan persoalan baru bagi masyarakat.

"Yang kita inginkan sederhana, MBG jalan, peternak tetap untung, pedagang bisa berusaha dan masyarakat mendapatkan harga yang wajar. Pemerintah harus hadir untuk memastikan semuanya berjalan seimbang," tutupnya.

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tak Ada Anggaran Rehab Puskesmas, Komisi III DPRD Pekanbaru Usulkan Masuk RAPBD 2027
DPRD Pekanbaru Dorong Pemutusan Kontrak Pasar Bawah: Jangan Biarkan Menunggu Lama, Prioritaskan Nasib Pedagang!
DPRD Pekanbaru Warning Pemko: Cepat Operasikan Pasar Induk, Jangan Terus Diulur
Polemik STC, DPRD Pekanbaru Usul Bentuk Tim Satgas
Kontrak 25 Tahun STC Habis, DPRD Pekanbaru Tegaskan Pemko Jangan Ulangi Kerja Sama yang Merugikan
Reses Sovia Septiana di Tuah Negeri, Warga Masih Berjuang Antar Anak Sekolah Lewati Jalan Tanah Dekat Kantor Walikota Pekanbaru
komentar
beritaTerbaru