Kamis, 20 Agustus 2026

Tak Ada Anggaran Rehab Puskesmas, Komisi III DPRD Pekanbaru Usulkan Masuk RAPBD 2027

fixberita.com - Rabu, 19 Agustus 2026 19:27 WIB
Tak Ada Anggaran Rehab Puskesmas, Komisi III DPRD Pekanbaru Usulkan Masuk RAPBD 2027
Rapat Komisi III DPRD Pekanbaru bersama Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru bahas R-APBD 2027, Rabu (19/8/2026).
fixberita.comKomisi III DPRD Kota Pekanbaru menyoroti belum adanya anggaran khusus untuk rehabilitasi dan perbaikan puskesmas dalam pembahasan RAPBD 2027. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Tekad Indra Pradana Abidin usai rapat bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru, Rabu (19/8/2026).


Tekad mengungkapkan, kondisi sejumlah puskesmas di Pekanbaru sudah memprihatinkan. Padahal, fasilitas tersebut menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.

"Kita menyoroti tidak adanya anggaran rehab ataupun perbaikan terhadap puskesmas yang ada di Kota Pekanbaru. Kita punya 21 puskesmas dan menurut kami banyak yang sudah tidak layak, apalagi ada yang tidak pernah direhab," kata Tekad.

Baca Juga:
Baca Juga:

Komisi III DPRD Pekanbaru yang membidangi kesehatan akan memperjuangkan agar anggaran rehabilitasi puskesmas dapat dimasukkan dalam pembahasan di Badan Anggaran (Banggar).

Tekad mengusulkan agar setiap puskesmas mendapat alokasi anggaran khusus untuk pemeliharaan dan perbaikan bangunan.

Baca Juga:
Baca Juga:

"Boleh rata-rata Rp200 juta per puskesmas, tetapi memang dialokasikan khusus untuk rehab, bukan untuk kebutuhan lainnya," ujarnya.

Politisi PDIP ini menilai, kondisi bangunan puskesmas tidak boleh dibiarkan karena berkaitan langsung dengan kenyamanan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Namanya bangunan tentu perlu diperbaiki. Tidak elok juga kalau puskesmas di Pekanbaru sudah bocor, tidak bersih dan tidak layak," ujarnya.

Ia bahkan menyebut ada puskesmas yang tingkat kerusakannya sudah cukup tinggi. Salah satunya Puskesmas Langsat yang disebut memiliki tingkat kerusakan sekitar 67 persen.

"Katanya ada salah satu puskesmas yang kondisinya sangat memprihatinkan. Tingkat kerusakannya sudah di atas 65 persen, bahkan sekitar 67 persen. Itu di tengah kota," ungkapnya.

Menurut Tekad, keterbatasan fiskal tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan kondisi bangunan puskesmas. Apalagi, dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat untuk rehabilitasi puskesmas saat ini dinilai masih minim.

Karena itu, ia mendorong Pemko Pekanbaru menyiapkan anggaran perawatan secara rutin setiap tahun.

"Kalau belum mampu besar, mungkin bisa dimulai Rp200 juta per puskesmas. Yang penting rutin setiap tahun diberikan untuk perbaikan," pintanya.

Ia menambahkan, pemeliharaan bangunan semakin penting karena jam operasional puskesmas kini diperpanjang hingga malam hari pukul 21.00 WIB.

"Maintenance puskesmas ini perlu diperhatikan, apalagi sekarang jam operasional dibuka sampai jam 9 malam. Tentu bangunan harus mendukung pelayanan," tutup Tekad.

SHARE:
Tags
beritaTerkait
DPRD Pekanbaru Dorong Pemutusan Kontrak Pasar Bawah: Jangan Biarkan Menunggu Lama, Prioritaskan Nasib Pedagang!
DPRD Pekanbaru Warning Pemko: Cepat Operasikan Pasar Induk, Jangan Terus Diulur
Polemik STC, DPRD Pekanbaru Usul Bentuk Tim Satgas
Kontrak 25 Tahun STC Habis, DPRD Pekanbaru Tegaskan Pemko Jangan Ulangi Kerja Sama yang Merugikan
Reses Sovia Septiana di Tuah Negeri, Warga Masih Berjuang Antar Anak Sekolah Lewati Jalan Tanah Dekat Kantor Walikota Pekanbaru
Faisal Islami: Jangan Hanya Pusat Kota yang Terang, Jalan Lingkungan Juga Harus Diterangi
komentar
beritaTerbaru