Tak Ada Anggaran Rehab Puskesmas, Komisi III DPRD Pekanbaru Usulkan Masuk RAPBD 2027
fixberita.comKomisi III DPRD Kota Pekanbaru menyoroti belum adanya anggaran khusus untuk rehabilitasi dan perbaikan puskesmas dalam pemba
Berita
"Kita menyoroti tidak adanya anggaran rehab ataupun perbaikan terhadap puskesmas yang ada di Kota Pekanbaru. Kita punya 21 puskesmas dan menurut kami banyak yang sudah tidak layak, apalagi ada yang tidak pernah direhab," kata Tekad.
Baca Juga:
Baca Juga:
Komisi III DPRD Pekanbaru yang membidangi kesehatan akan memperjuangkan agar anggaran rehabilitasi puskesmas dapat dimasukkan dalam pembahasan di Badan Anggaran (Banggar).
Tekad mengusulkan agar setiap puskesmas mendapat alokasi anggaran khusus untuk pemeliharaan dan perbaikan bangunan.
Baca Juga:
Baca Juga:
"Boleh rata-rata Rp200 juta per puskesmas, tetapi memang dialokasikan khusus untuk rehab, bukan untuk kebutuhan lainnya," ujarnya.
Politisi PDIP ini menilai, kondisi bangunan puskesmas tidak boleh dibiarkan karena berkaitan langsung dengan kenyamanan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Namanya bangunan tentu perlu diperbaiki. Tidak elok juga kalau puskesmas di Pekanbaru sudah bocor, tidak bersih dan tidak layak," ujarnya.
Ia bahkan menyebut ada puskesmas yang tingkat kerusakannya sudah cukup tinggi. Salah satunya Puskesmas Langsat yang disebut memiliki tingkat kerusakan sekitar 67 persen.
"Katanya ada salah satu puskesmas yang kondisinya sangat memprihatinkan. Tingkat kerusakannya sudah di atas 65 persen, bahkan sekitar 67 persen. Itu di tengah kota," ungkapnya.
Menurut Tekad, keterbatasan fiskal tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan kondisi bangunan puskesmas. Apalagi, dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat untuk rehabilitasi puskesmas saat ini dinilai masih minim.
Karena itu, ia mendorong Pemko Pekanbaru menyiapkan anggaran perawatan secara rutin setiap tahun.
"Kalau belum mampu besar, mungkin bisa dimulai Rp200 juta per puskesmas. Yang penting rutin setiap tahun diberikan untuk perbaikan," pintanya.
Ia menambahkan, pemeliharaan bangunan semakin penting karena jam operasional puskesmas kini diperpanjang hingga malam hari pukul 21.00 WIB.
"Maintenance puskesmas ini perlu diperhatikan, apalagi sekarang jam operasional dibuka sampai jam 9 malam. Tentu bangunan harus mendukung pelayanan," tutup Tekad.
fixberita.comKomisi III DPRD Kota Pekanbaru menyoroti belum adanya anggaran khusus untuk rehabilitasi dan perbaikan puskesmas dalam pemba
Berita
fixberita.comRencana Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memutus kontrak kerja sama dengan pihak ketiga dalam proyek revitalisasi Pasar Baw
Berita
fixberita.comAnggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Rizky Bagus Oka mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru segera mengambil langkah te
Berita
fixberita.comDPRD Kota Pekanbaru mengusulkan pembentukan tim satuan tugas (Satgas) untuk menangani polemik Sukaramai Trade Center (STC) P
Berita
fixberita.comAnggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Rizky Bagus Oka, menyoroti berakhirnya masa kerjasama sistem Bangun Serah Guna (Build
Berita
fixberita.comKondisi infrastruktur jalan di Kelurahan Tuah Negeri menjadi salah satu aspirasi utama yang disampaikan warga kepada Anggota
Berita
fixberita.comLampu penerangan jalan umum (PJU) menjadi usulan aspirasi yang paling banyak disampaikan warga saat Anggota DPRD Kota Pekanb
Berita
fixberita.comProses seleksi calon pengurus berjalan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Dari total 421 orang yang mendaftarkan diri seb
Berita
fixberita.com Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PAN, Doni Saputra SH MH, menyerap berbagai aspirasi masyarakat saat menggelar kegiata
PEMERINTAHAN
fixberita.com Tangis dan harapan mewarnai kegiatan reses Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi PDI Perjuangan, Zulkardi, S.H., yang digel
PEMERINTAHAN