Anggota DPRD Pekanbaru Pertanyakan Pertamina: Antrean Solar Mengular Setiap Hari Tanpa Solusi
fixberita.comAnggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Faisal Islami, meminta Pertamina tidak menutup mata terhadap persoalan antrean panjang
EKONOMI
Menurut Faisal, potensi pendapatan parkir di Kota Pekanbaru sangat besar seiring terus bertambahnya jumlah kendaraan bermotor setiap tahun. Namun, pendapatan yang masuk ke kas daerah dinilai belum maksimal.
Baca Juga:
Baca Juga:
Padahal, jumlah kendaraan bermotor di Pekanbaru pada tahun 2026 diperkirakan sudah mencapai sekitar 1,76 juta unit. Dengan angka tersebut, sektor parkir seharusnya mampu memberikan pemasukan yang lebih besar bagi daerah.
"Waktu kami (Komisi IV) panggil PT YSM, mereka itu menyetor rata-rata Rp20 juta per hari ke kas Pemko. Di satu sisi, setiap tahun jumlah kendaraan bermotor terus bertambah. Artinya, pendapatan parkir juga harus naik," ujarnya.
Baca Juga:
Baca Juga:
Faisal menilai selama pengelolaan parkir diserahkan kepada PT Yabisa Sukses Mandiri (YSM) selaku pihak ketiga, belum terlihat perubahan signifikan terhadap peningkatan PAD maupun pelayanan parkir di lapangan.
"Saya rasa pakai pihak ketiga ini tidak ada perubahan, malah PAD bocor," ucap Faisal.
Meski begitu, DPRD Pekanbaru sendiri menegaskan tidak anti terhadap keterlibatan pihak ketiga atau swastanisasi. Namun, kerjasama harus memberikan manfaat nyata bagi daerah dan masyarakat.
"Kita bukan anti pihak ketiga. Swastanisasi boleh kalau itu memang membantu masyarakat UMKM dan PAD meningkat. Tapi kalau PAD tidak bertambah dan hanya menguntungkan korporasi, itu tidak ada gunanya," cetusnya.
Politisi NasDem ini juga menilai fasilitas parkir di Pekanbaru belum memberikan perubahan signifikan sejak bekerjasama dengan pihak ketiga sudah berjalan hampir 5 tahun. Salah satunya parkir elektronik yang hingga kini belum berjalan maksimal.
Padahal, sistem pembayaran non-tunai seperti QRIS dinilai penting untuk mencegah kebocoran pendapatan. "Mesin EDC atau ya sekarang zamannya bayar pakai QRIS itu harusnya sudah ada diterapkan di seluruh zona parkir. Tapi sampai sekarang sudah mau 5 tahun sejak dikelola pihak ketiga belum maksimal dan belum memenuni harapan," sebutnya.
Karena itu, Faisal mendesak Pemko Pekanbaru segera mengevaluasi kerjasama pengelolaan parkir dengan PT Yabisa Sukses Mandiri.
Ia menilai pengelolaan parkir akan lebih baik jika dikembalikan ke Dinas Perhubungan agar lebih akuntabel dan bisa menekan kebocoran PAD.
"Kita dukung penuh Walikota untuk evaluasi sistem parkir ini, kalau bisa kontraknya diputus saja dan parkir dikelola kembali oleh Pemko Pekanbaru melalui Dishub," tutup Faisal.
Sebagaimana diketahui, PT Yabisa Sukses Mandiri (YSM) resmi mengelola parkir tepi jalan umum di Kota Pekanbaru sejak 1 September 2021. Dalam perjanjian kerja sama dengan Dishub Pekanbaru, kontrak pengelolaan parkir berlangsung selama 10 tahun dengan potensi parkir disebut mencapai Rp409 Miliar.***
fixberita.comAnggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Faisal Islami, meminta Pertamina tidak menutup mata terhadap persoalan antrean panjang
EKONOMI
fixberita.comKomite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekanbaru membagikan 2.000 masker gratis kepada masyarakat dan pengguna jalan
Berita
fixberita.comHarga daging ayam potong di Kota Pekanbaru yang melonjak hingga Rp47.000 per kilogram mendapat sorotan tajam dari DPRD Pekan
Berita
fixberita.comKomisi III DPRD Kota Pekanbaru menyoroti belum adanya anggaran khusus untuk rehabilitasi dan perbaikan puskesmas dalam pemba
Berita
fixberita.comRencana Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memutus kontrak kerja sama dengan pihak ketiga dalam proyek revitalisasi Pasar Baw
Berita
fixberita.comAnggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru Rizky Bagus Oka mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru segera mengambil langkah te
Berita
fixberita.comDPRD Kota Pekanbaru mengusulkan pembentukan tim satuan tugas (Satgas) untuk menangani polemik Sukaramai Trade Center (STC) P
Berita
fixberita.comAnggota Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Rizky Bagus Oka, menyoroti berakhirnya masa kerjasama sistem Bangun Serah Guna (Build
Berita
fixberita.comKondisi infrastruktur jalan di Kelurahan Tuah Negeri menjadi salah satu aspirasi utama yang disampaikan warga kepada Anggota
Berita
fixberita.comLampu penerangan jalan umum (PJU) menjadi usulan aspirasi yang paling banyak disampaikan warga saat Anggota DPRD Kota Pekanb
Berita