Ribuan Emak-Emak Pekanbaru Gelar Aksi di MTQ, Serukan Program MBG Tetap Dilanjutkan
fixberita.comRibuan massa yang didominasi emakemak menggelar aksi damai di kawasan Purna MTQ, Kamis (18/6/2026) sore. Mereka menyuarakan
Berita
Saat kejadian, sejumlah murid sekolah dasar tengah melintasi jembatan tersebut, dan beberapa di antaranya terjatuh ke dalam sungai. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini.
Kepala Desa Tadisi, Paulus Palullungan, menjelaskan bahwa warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian segera memberikan pertolongan setelah jembatanambruk.
Baca Juga:
Baca Juga:
"Anak-anak sekolah melintas, ada yang tercebur ke sungai, tetapi tidak ada korban jiwa," ungkap Paulus saat dimintai keterangan pada Sabtu (5/10/2024).
Paulus juga menambahkan bahwa jembatan gantung tersebut sudah berusia tua dan merupakan bagian dari proyek PNPM beberapa tahun lalu.
Baca Juga:
Meski insiden ini melibatkan sejumlah siswa terjatuh, Paulus belum memastikan apakah ada di antara mereka yang mengalami luka. Warga sekitar cepat tanggap dan langsung menolong para murid yang tercebur.
"Di ujung jembatan ada rumah warga. Mereka langsung memberikan pertolongan kepada anak-anak yang jatuh," ujarnya.
Paulus menyebutkan bahwa jembatan gantung yang ambruk tersebut sebenarnya hanya merupakan jalan alternatif bagi warga Desa Tadisi.
Jembatan ini membentang di atas Sungai Sumarorong, dan meskipun ambruk, aktivitas warga tidak banyak terganggu.
"Itu hanya jalan alternatif. Ada atau tidaknya jembatan itu, aktivitas warga tidak terhambat. Hanya selisih 50 meter saja kalau lewat jalan lain," terangnya.
Usia jembatan yang sudah tua menjadi salah satu penyebab utama ambruknya. Jembatan ini dibangun sebagai bagian dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) beberapa tahun silam.
Menurut Paulus, kondisi jembatan sudah lama mengalami penurunan kualitas, namun karena tidak mempengaruhi mobilitas warga secara signifikan, perbaikan jembatan tidak menjadi prioritas.
"Sudah tua, dan memang jembatan ini bukan akses utama. Jadi, usulan untuk merehab jembatan ini tidak saya prioritaskan," tambahnya.
Paulus juga mengungkapkan bahwa biaya untuk memperbaiki jembatan gantung tersebut sangat besar, sehingga pemerintah desa belum mengajukan permohonan perbaikan.
"Kalau direhab, tidak mungkin hanya rehab ringan. Biayanya besar karena harus dilakukan rehab berat," jelas Paulus.
Jembatan gantung yang berfungsi sebagai akses alternatif ini menjadi jalur yang sering digunakan oleh anak-anak sekolah dan warga setempat.
Namun, dengan kejadian ambruknya jembatan ini, warga diharapkan untuk menggunakan jalan utama yang lebih aman, meski jaraknya sedikit lebih jauh.
fixberita.comRibuan massa yang didominasi emakemak menggelar aksi damai di kawasan Purna MTQ, Kamis (18/6/2026) sore. Mereka menyuarakan
Berita
fixberita.com Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru, Datuk Seri Rizky Bagus Oka, mengaja
Berita
fixberita.comJagat media sosial di Pekanbaru tengah dihebohkan dengan beredarnya video seorang emakemak yang meluapkan kemarahan terhada
Berita
fixberita.comHarga BBM nonsubsidi jenis Pertamax di Riau yang kini naik menjadi Rp17.000 per liter dari Rp12.300 mulai dirasakan dampakny
Berita
fixberita.comKota Pekanbaru bakal diramaikan dengan kehadiran figur publik nasional sekaligus Utusan Khusus Presiden (UKP), Raffi Ahmad,
Berita
fixberita.comMomentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijiriah dimaknai dengan semangat berbagi dan gotong royong oleh Anggota DPRD Kota Pekanba
Berita
PEKANBARU, fixberita.com Pengerjaan pembangunan maupun perbaikan saluran drainase di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru dinilai belum menunju
PEMERINTAHAN
PEKANBARU, fixberita.com Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, menggelar kegiatan Penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda)
GALERI FOTO
KAMPAR, fixberita.com Di tengah suasana Libur Nasional dan Cuti Bersama, pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar tetap
PEMERINTAHAN
KAMPAR, fixberita.com Langkah konkret Polsek Kampar Kiri Hilir dalam mendukung program ketahanan pangan tahun 2026 kembali membuahkan hasi
TNI-POLRI