Jumat, 30 Oktober 2026

Harga Pertamax Naik, DPRD Pekanbaru Was-was Pertalite Diserbu dan Terjadi Kelangkaan Lagi

fixberita.com - Jumat, 12 Juni 2026 15:42 WIB
Harga Pertamax Naik, DPRD Pekanbaru Was-was Pertalite Diserbu dan Terjadi Kelangkaan Lagi
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, M Rizki Rinaldi
fixberita.com–Harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax di Riau yang kini naik menjadi Rp17.000 per liter dari Rp12.300 mulai dirasakan dampaknya oleh masyarakat Kota Pekanbaru. Banyak warga kini memilih beralih menggunakan BBM subsidi jenis Pertalite karena lebih murah.


Menyikapi kondisi tersebut, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Pekanbaru M Rizki Rinaldi, mengaku khawatir antrean panjang hingga kelangkaan BBM seperti yang sempat terjadi beberapa waktu lalu di setiap SPBU kembali terulang.

"Gara-gara Pertamax naik banyak warga sekarang mulai beralih ke Pertalite karena harganya jauh lebih terjangkau. Jalur pengisian Pertamax saya lihat juga tampak sepi dan antrean Pertalite mulai mengular. Nah, kita takutnya SPBU-SPBU Pekanbaru kehabisan Pertalite dan bikin warga sampai rela antre panjang sampai malam, mutar-mutar mau isi bensin," kata Rizki, Jum'at (12/6/2026).

Baca Juga:
Baca Juga:

Rizki menilai, kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak hanya berdampak pada pilihan konsumsi masyarakat, tetapi juga memperbesar tekanan ekonomi di tengah kenaikan berbagai kebutuhan pokok.

"Kenaikan harga BBM tentu menambah tekanan ekonomi masyarakat. Kondisi ini harus jadi perhatian serius semua pihak," sebutnya.

Baca Juga:
Baca Juga:

Ia mendesak pihak Pertamina Patra Niaga segera melakukan evaluasi serta menyiapkan langkah antisipasi agar krisis atau kelangkaan BBM di SPBU Pekanbaru tidak kembali terjadi.

"Kami dari Komisi II sudah memanggil pihak Pertamina beberapa waktu lalu dan mendapat informasi bahwa awal Desember nanti kuota Pertalite termasuk Solar sudah over. Bahkan over-nya sampai 102 persen. Jangan lagi tambah berat beban masyarakat," tegasnya.

Politisi NasDem ini juga meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru ikut melakukan pengawasan dan langkah antisipasi sejak dini agar tidak terjadi kekosongan BBM subsidi sebelum akhir tahun.

"Pemerintah harus antisipasi. Jangan sampai sebelum akhir tahun kuota BBM di wilayah Riau, khususnya Pekanbaru, sudah habis. Ini harus dipikirkan dari sekarang," tutup Rizki.***

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Aksi Rayap Besi Bikin Warga Pekanbaru Resah, DPRD Dorong RT/RW Perketat Pengawasan
Hamdani Dukung Prioritas Perbaikan Infrastruktur dan Penyelesaian Masalah Banjir
Macet Tiap Akhir Pekan, DPRD Pekanbaru Minta Dishub Evaluasi Andalalin
Jukir Liar Masih Marak, DPRD Pekanbaru Desak Dishub Evaluasi Menyeluruh
Fraksi Golkar DPRD Pekanbaru Terima Aduan Warga, Tiga Kelurahan Kesulitan Urus Sertifikat Tanah
Antrean BBM Solar Mengular Sampai ke Jalan, DPRD Riau Desak Pertamina dan Pemerintah Turun Tangan
komentar
beritaTerbaru