Sabtu, 13 Juni 2026

Harga Pertamax Naik, DPRD Pekanbaru Was-was Pertalite Diserbu dan Terjadi Kelangkaan Lagi

fixberita.com - Jumat, 12 Juni 2026 15:42 WIB
Harga Pertamax Naik, DPRD Pekanbaru Was-was Pertalite Diserbu dan Terjadi Kelangkaan Lagi
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, M Rizki Rinaldi
fixberita.comHarga BBM nonsubsidi jenis Pertamax di Riau yang kini naik menjadi Rp17.000 per liter dari Rp12.300 mulai dirasakan dampaknya oleh masyarakat Kota Pekanbaru. Banyak warga kini memilih beralih menggunakan BBM subsidi jenis Pertalite karena lebih murah.


Menyikapi kondisi tersebut, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Pekanbaru M Rizki Rinaldi, mengaku khawatir antrean panjang hingga kelangkaan BBM seperti yang sempat terjadi beberapa waktu lalu di setiap SPBU kembali terulang.

"Gara-gara Pertamax naik banyak warga sekarang mulai beralih ke Pertalite karena harganya jauh lebih terjangkau. Jalur pengisian Pertamax saya lihat juga tampak sepi dan antrean Pertalite mulai mengular. Nah, kita takutnya SPBU-SPBU Pekanbaru kehabisan Pertalite dan bikin warga sampai rela antre panjang sampai malam, mutar-mutar mau isi bensin," kata Rizki, Jum'at (12/6/2026).

Baca Juga:
Baca Juga:

Rizki menilai, kenaikan harga BBM nonsubsidi tidak hanya berdampak pada pilihan konsumsi masyarakat, tetapi juga memperbesar tekanan ekonomi di tengah kenaikan berbagai kebutuhan pokok.

"Kenaikan harga BBM tentu menambah tekanan ekonomi masyarakat. Kondisi ini harus jadi perhatian serius semua pihak," sebutnya.

Baca Juga:
Baca Juga:

Ia mendesak pihak Pertamina Patra Niaga segera melakukan evaluasi serta menyiapkan langkah antisipasi agar krisis atau kelangkaan BBM di SPBU Pekanbaru tidak kembali terjadi.

"Kami dari Komisi II sudah memanggil pihak Pertamina beberapa waktu lalu dan mendapat informasi bahwa awal Desember nanti kuota Pertalite termasuk Solar sudah over. Bahkan over-nya sampai 102 persen. Jangan lagi tambah berat beban masyarakat," tegasnya.

Politisi NasDem ini juga meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru ikut melakukan pengawasan dan langkah antisipasi sejak dini agar tidak terjadi kekosongan BBM subsidi sebelum akhir tahun.

"Pemerintah harus antisipasi. Jangan sampai sebelum akhir tahun kuota BBM di wilayah Riau, khususnya Pekanbaru, sudah habis. Ini harus dipikirkan dari sekarang," tutup Rizki.***

SHARE:
Tags
beritaTerkait
Rayakan Idul Adha, Datuk Seri Rizky Bagus Oka bersama Tim Bagus Gelar Pemotongan Hewan Kurban
DPRD Pekanbaru Usul Pengelolaan Parkir Dikembalikan ke Pemko
Warga Sulit Isi BBM, DPRD Pekanbaru Semprot Pertamina
Panggil Disperindag, Komisi II DPRD Pekanbaru Tekankan Jaga Stabilitas Harga dan Lindungi Pedagang UMKM
Anggota DPRD Pekanbaru Geram, Minta Pelaku Perampokan Tewaskan Lansia di Rumbai Segera Ditangkap
Harga Plastik Mahal, DPRD Pekanbaru Desak Pemerintah Lindungi Pedagang UMKM
komentar
beritaTerbaru