Senin, 02 Februari 2026

Baru Dianggarkan 7 Bulan, Komisi III DPRD Pekanbaru Dorong Program UHC Berjalan Full di 2026

fixberita.com - Jumat, 23 Januari 2026 16:51 WIB
Baru Dianggarkan 7 Bulan, Komisi III DPRD Pekanbaru Dorong Program UHC Berjalan Full di 2026
Foto: Istimewa
Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Tekad Indra Pradana Abidin ST MEng
fixberita.comKomisi IIIDPRD Pekanbaru memanggil Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru dan seluruh kepala puskesmas (Kapus) se-Kota Pekanbaru dalam agenda rapat di Ruang Rapat Paripurna, Kamis (22/1/2026).


Agenda rapat tersebut membahas evaluasi pelayanan kesehatan sekaligus keberlanjutan sejumlah program prioritas di tahun 2026.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Tekad Abidin ST MEng menyampaikan bahwa salah satu fokus pembahasan dalam RDP bersama Dinkes serta Kapus se-Pekanbaru adalah kelanjutan program Universal Health Coverage (UHC) yang selama ini dinilai sangat membantu masyarakat.

Baca Juga:
Baca Juga:

"Hasil RDP dengan Dinkes dan kapus se-Kota pekanbaru, Komisi III sangat mendukung penuh program UHC dilanjutkan di tahun 2026 ini dikarenakan banyak manfaatnya bagi masyarakat Kota Pekanbaru," kata Tekad, Jum'at (23/1/2026).

Namun demikian, Tekad mengungkapkan adanya kendala anggaran akibat perubahan sistem di BPJS Kesehatan serta dukungan dari Pemerintah Provinsi. Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kota Pekanbaru baru mampu menganggarkan UHC untuk 7 bulan di tahun 2026.

Baca Juga:
Baca Juga:

"Dengan kondisi anggaran saat ini, Pemko baru mampu membiayai UHC selama tujuh bulan. Masih ada kekurangan anggaran dengan estimasi sekitar Rp29 Miliar agar UHC bisa berjalan penuh selama 2026," jelasnya.

Komisi IIIDPRD Pekanbaru pun mendorong Pemko Pekanbaru bersama Dinas Kesehatan segera mencari solusi agar program UHC dapat berjalan penuh selama tahun 2026 tanpa terputus ditengah jalan.

"Kami berharap Pemko dan Dinkes bisa segera mencari solusi agar UHC ini benar-benar full di 2026," tegas Tekad.

Selain UHC, RDP juga membahas kebijakan perpanjangan jam layanan puskesmas hingga pukul 21.00 WIB. Komisi III menilai terobosan baru tersebut mendapat respons positif dari masyarakat, terlihat dari meningkatnya jumlah kunjungan pasien ke puskesmas.

"Bukanya layanan puskesmas sampai pukul 21.00 WIB mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat. Tingkat kunjungan pasien juga meningkat. Artinya, kebijakan ini memang dibutuhkan," sebut Tekad.

Politisi PDI-P ini mengingatkan agar aspek keamanan tenaga kesehatan (nakes) tetap menjadi perhatian, khususnya bagi puskesmas yang berada di wilayah perbatasan seperti Rumbai Bukit dan Muara Fajar.

"Di daerah perbatasan seperti Rumbai Bukit dan Muara Fajar, Pemko mesti memperhatikan juga faktor keamanan nakes kita," tutup Tekad.***

SHARE:
Tags
beritaTerkait
PPJI Riau Sosialisasi Program MBG, Edukasi Pelajar SMKN 3 Pekanbaru Pentingnya Gizi Seimbang
Hadiri Musrenbang Kecamatan Tuah Madani, Achmad Faisal Reza Siap Kawal Usulan Infrastruktur Warga
LAMR Pekanbaru Kecam Keras Dugaan Pesta Waria di THM, Nilai Cederai Marwah Bumi Melayu
Proyek Terbaru PT Allesha Gala Anugrah Laris di Pasaran, 80 Persen Unit Terjual dalam 2 Bulan
Drainase Menyempit, Anggota DPRD Pekanbaru Syafri Syarif Turun Tangan Tinjau Usaha Kuliner Cobek Merapi
Rayakan HUT Ke-79 Megawati Soekarnoputri, DPC PDIP Pekanbaru Gelar Aksi Merawat Pertiwi: Tanam Pohon Hingga Tebar Benih Ikan
komentar
beritaTerbaru