PPJI Riau Sosialisasi Program MBG, Edukasi Pelajar SMKN 3 Pekanbaru Pentingnya Gizi Seimbang
fixberita.comDapur SPPG Sukamulya dibawah naungan Yayasan Pelestari Boga Indonesia dan binaan Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesi
Berita
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Tekad Abidin ST MEng menyampaikan bahwa salah satu fokus pembahasan dalam RDP bersama Dinkes serta Kapus se-Pekanbaru adalah kelanjutan program Universal Health Coverage (UHC) yang selama ini dinilai sangat membantu masyarakat.
Baca Juga:
Baca Juga:
"Hasil RDP dengan Dinkes dan kapus se-Kota pekanbaru, Komisi III sangat mendukung penuh program UHC dilanjutkan di tahun 2026 ini dikarenakan banyak manfaatnya bagi masyarakat Kota Pekanbaru," kata Tekad, Jum'at (23/1/2026).
Namun demikian, Tekad mengungkapkan adanya kendala anggaran akibat perubahan sistem di BPJS Kesehatan serta dukungan dari Pemerintah Provinsi. Kondisi tersebut membuat Pemerintah Kota Pekanbaru baru mampu menganggarkan UHC untuk 7 bulan di tahun 2026.
Baca Juga:
Baca Juga:
"Dengan kondisi anggaran saat ini, Pemko baru mampu membiayai UHC selama tujuh bulan. Masih ada kekurangan anggaran dengan estimasi sekitar Rp29 Miliar agar UHC bisa berjalan penuh selama 2026," jelasnya.
Komisi IIIDPRD Pekanbaru pun mendorong Pemko Pekanbaru bersama Dinas Kesehatan segera mencari solusi agar program UHC dapat berjalan penuh selama tahun 2026 tanpa terputus ditengah jalan.
"Kami berharap Pemko dan Dinkes bisa segera mencari solusi agar UHC ini benar-benar full di 2026," tegas Tekad.
Selain UHC, RDP juga membahas kebijakan perpanjangan jam layanan puskesmas hingga pukul 21.00 WIB. Komisi III menilai terobosan baru tersebut mendapat respons positif dari masyarakat, terlihat dari meningkatnya jumlah kunjungan pasien ke puskesmas.
"Bukanya layanan puskesmas sampai pukul 21.00 WIB mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat. Tingkat kunjungan pasien juga meningkat. Artinya, kebijakan ini memang dibutuhkan," sebut Tekad.
Politisi PDI-P ini mengingatkan agar aspek keamanan tenaga kesehatan (nakes) tetap menjadi perhatian, khususnya bagi puskesmas yang berada di wilayah perbatasan seperti Rumbai Bukit dan Muara Fajar.
"Di daerah perbatasan seperti Rumbai Bukit dan Muara Fajar, Pemko mesti memperhatikan juga faktor keamanan nakes kita," tutup Tekad.***
fixberita.comDapur SPPG Sukamulya dibawah naungan Yayasan Pelestari Boga Indonesia dan binaan Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesi
Berita
fixberita.comKetua Fraksi Demokrat DPRD Kota Pekanbaru, Achmad Faisal Reza SE, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang)
Berita
fixberita.comKetua Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru, Datuk Seri Rizky Bagus Oka, mengecam kera
Berita
fixberita.comAntusiasme masyarakat terhadap hunian berkualitas kembali terbukti. PT Allesha Gala Anugrah, salah satu pengembang properti
Berita
fixberita.comAnggota DPRD Kota Pekanbaru Syafri Syarif SE meninjau lokasi tempat usaha kuliner Cobek Merapi yang berada di Jalan HR Soebr
Berita
fixberita.com Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Pekanbaru menggelar aksi Merawat Pertiwi dalam rangka memperingati Hari Ula
Berita
fixberita.comKetua Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Pekanbaru, Faisal Islami SH MKn, menegaskan penti
Berita
fixberita.comKomisi III DPRD Pekanbaru memanggil Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru dan seluruh kepala puskesmas (Kapus) seKota Pek
Berita
fixberita.comRumah Sakit Daerah (RSD) Madani Pekanbaru terus meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu layanan yang menj
Berita
fixberita.comKomisi III DPRD Pekanbaru bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru sepakat menghentikan praktik penjualan seragam se
Berita