Ribuan Emak-Emak Pekanbaru Gelar Aksi di MTQ, Serukan Program MBG Tetap Dilanjutkan
fixberita.comRibuan massa yang didominasi emakemak menggelar aksi damai di kawasan Purna MTQ, Kamis (18/6/2026) sore. Mereka menyuarakan
Berita
Berdasarkan laporan, sebagian besar tunda bayar telah dialokasikan dalam APBD Perubahan 2025 dan berkasnya kini sedang diproses di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
"Hari ini kita rapat dengan Dispora untuk memastikan, pertama apakah tunda bayar yang menjadi beban mereka sudah dianggarkan di APBD Perubahan 2025. Ternyata sudah ada rencana pembayaran dan berkasnya sudah berada di BPKAD. Sisanya tinggal tunda bayar untuk kegiatan internal," kata Tekad.
Dipaparkan Tekad, sisa tunda bayar Dispora mencapai sekitar Rp400 juta. Komisi III DPRD Pekanbaru memastikan kewajiban ini akan diakomodir pada APBD murni 2026 agar tidak menumpuk lebih lama.
Tekad menegaskan bahwa DPRD tidak ingin praktik tunda bayar terus berulang. Oleh karena itu, Komisi III meminta Dispora Kota Pekanbaru untuk berhati-hati dalam merencanakan kegiatan di APBD Perubahan 2025.
"Kondisi keuangan Pemko saat ini belum sehat. Kami wanti-wanti agar sebelum melaksanakan kegiatan, Dispora memastikan dulu bahwa uangnya ada. Komisi III ingin menyetop budaya tunda bayar. Jangan sampai ada kegiatan yang dilaksanakan, tapi dananya tidak siap, lalu menjadi beban lagi," tegasnya.
Tekad menambahkan, jika pada tahun ini fokus APBD Perubahan lebih banyak terserap untuk pembayaran kewajiban lama, maka program-program pembinaan sebaiknya digeser ke APBD murni 2026.
Dalam APBD Perubahan 2025, anggaran Dispora tercatat sekitar Rp17,9 Miliar. Dari jumlah tersebut, Rp4 Miliar dialokasikan untuk membayar kewajiban tunda bayar sejak tahun 2021
"Rp4,1 miliar lagi digunakan untuk melunasi tunda bayar. Jadi kalau kita lihat, kemampuan keuangan daerah di APBD Perubahan ini sebagian besar hanya untuk membayar gaji, TPP, dan kewajiban lama. Jadi harus realistis, jangan bikin kegiatan yang berisiko menambah tunda bayar," ujarnya.
Komisi III meminta agar kegiatan yang dijalankan Dispora benar-benar menyentuh masyarakat, terutama dalam pembinaan pemuda dan olahraga.
Pembinaan pemuda dan atlet memang penting dan harus prioritas, namun karena kondisi keuangan kurang bagus, kita arahkan agar pembinaan kembali digiatkan di APBD murni 2026. Mungkin Januari-Februari 2026 kegiatan sudah bisa jalan, jadi lebih baik realistis," jelas Tekad.
Dalam rapat, Politisi PDIP ini menyinggung soal pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan digelar tahun depan. Tekad menegaskan agar reward untuk atlet berprestasi disiapkan sejak dini dalam APBD murni 2026.
"Kalau target emas Pekanbaru 30 medali, maka untuk 30 peraih emas itu harus sudah ada slot reward-nya. Jangan sampai atlet kita sudah mengharumkan nama kota tapi tidak ada perhatian dari pemerintah," katanya.
Selain itu, DPRD juga menyoroti minimnya perhatian Pemko terhadap atlet-atlet asal Pekanbaru yang pernah berprestasi di ajang besar seperti Asian Games dan SEA Games.
"Ada atlet Pekanbaru yang menang di Asian Games, ada yang di SEA Games, tapi sampai hari ini tidak ada perhatian dari kota. Kita minta sebelum pembahasan APBD 2026, data atlet berprestasi itu disiapkan. Ini bukan soal besar kecil nilai, tapi soal perhatian negara dan kota terhadap warganya yang berprestasi," paparnya.
Selain mengandalkan APBD, Komisi III DPRD juga mendorong Dispora Kota Pekanbaru untuk menjalin kerja sama dengan pihak swasta dalam mendukung kegiatan kepemudaan dan olahraga.
"Karena anggaran Pemko terbatas, kita harus berkolaborasi. Dispora harus menggugah pihak swasta untuk ikut serta dalam pembinaan pemuda dan olahraga," ujarnya.
Komisi III DPRD Pekanbaru berharap Dispora Kota Pekanbaru bisa lebih bijak dalam mengelola anggaran.
"Fokus pada program prioritas, serta memberi perhatian serius pada pemuda dan atlet berprestasi sebagai aset daerah," tutup Tekad.
fixberita.comRibuan massa yang didominasi emakemak menggelar aksi damai di kawasan Purna MTQ, Kamis (18/6/2026) sore. Mereka menyuarakan
Berita
fixberita.com Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru, Datuk Seri Rizky Bagus Oka, mengaja
Berita
fixberita.comJagat media sosial di Pekanbaru tengah dihebohkan dengan beredarnya video seorang emakemak yang meluapkan kemarahan terhada
Berita
fixberita.comHarga BBM nonsubsidi jenis Pertamax di Riau yang kini naik menjadi Rp17.000 per liter dari Rp12.300 mulai dirasakan dampakny
Berita
fixberita.comKota Pekanbaru bakal diramaikan dengan kehadiran figur publik nasional sekaligus Utusan Khusus Presiden (UKP), Raffi Ahmad,
Berita
fixberita.comMomentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijiriah dimaknai dengan semangat berbagi dan gotong royong oleh Anggota DPRD Kota Pekanba
Berita
PEKANBARU, fixberita.com Pengerjaan pembangunan maupun perbaikan saluran drainase di sejumlah wilayah Kota Pekanbaru dinilai belum menunju
PEMERINTAHAN
PEKANBARU, fixberita.com Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, menggelar kegiatan Penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda)
GALERI FOTO
KAMPAR, fixberita.com Di tengah suasana Libur Nasional dan Cuti Bersama, pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar tetap
PEMERINTAHAN
KAMPAR, fixberita.com Langkah konkret Polsek Kampar Kiri Hilir dalam mendukung program ketahanan pangan tahun 2026 kembali membuahkan hasi
TNI-POLRI