Picu Kemacetan Lebaran, DPRD Pekanbaru Ingatkan Dishub Awasi Parkir Kendaraan Berlapis
fixberita.comAnggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Faisal Islami SH MKn mengingatkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru untuk meng
Berita
Hal ini jelas membuat warga yang ingin berolahraga setiap harinya jadi mikir-mikir dan terbebani. Padahal, didalam Perwako Nomor 02 Tahun 2025 tentang Peninjauan Tarif Retribusi Jasa Umum Atas Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum telah diatur Rp1.000 untuk motor dan Rp2.000 untuk pengendara mobil.
Baca Juga:
Baca Juga:
Menanggapi keluhan tersebut, Anggota Komisi II DPRD PekanbaruRizky Bagus Oka mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau agar duduk bersama meninjau ulang sistem parkir di fasilitas olahraga.
"Saya menerima banyak keluhan dari warga yang rutin berolahraga di stadion, bahkan ditag media sosial. Mereka merasa keberatan karena harus membayar tarif parkir setiap kali datang. Kalau niat untuk hidup sehat saja harus mikir-mikir gara-gara biaya parkir, berarti ada yang tidak beres dalam pengelolaan fasilitas publik kita," kata Bagus Oka, Jum'at (1/8/2025).
Baca Juga:
Baca Juga:
Menurut Bagus Oka, pemerintah seharusnya mendorong masyarakat untuk hidup sehat, bukan malah justru menambahkan beban melalui pungutan parkir yang belum tentu sesuai aturan.
"Fasilitas publik seperti stadion seharusnya memberi akses seluas-luasnya bagi masyarakat. Saya minta Dinas terkait untuk mengevaluasi kembali sistem parkir di kawasan tersebut, baik dari sisi besar tarif, legalitas pengelolaan, maupun dampaknya bagi masyarakat. Jangan sampai ada pungutan yang tidak sesuai dengan Perda atau Perwako," tegasnya.
Politisi Gerindra ini juga mengusulkan kepada pemerintah untuk mempertimbangkan kebijakan khusus seperti parkir gratis pada jam-jam olahraga pagi dan sore, atau skema insentif bagi warga yang rutin berolahraga.
"Kalau kita serius ingin Pekanbaru lebih sehat, ya harus dimulai dari kebijakan yang mendukung masyarakat. Ini bukan soal besar atau kecilnya tarif, tapi soal prinsip. Olahraga itu hak warga, bukan barang dagang," sebut Datuk Seri Rizky Bagus Oka.***
fixberita.comAnggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Faisal Islami SH MKn mengingatkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru untuk meng
Berita
fixberita.comSekretaris Komisi II DPRD Kota Pekanbaru M Rizki Rinaldi mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat membeli parcel atau ham
Berita
fixberita.comKetua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Hj Niar Erawati SIP mengecam keras insiden pembacokan yang menimpa seorang mahasiswi di
Berita
fixberita.comKetua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Rois SAg mengusulkan pemasangan road barrier atau pagar pengaman jalan bagi petugas yang
Berita
fixberita.comKepala Desa (Kades) Tarai Bangun, Andra Maistar akhirnya ditahan Satreskrim Polres Kampar. Andra ditahan terkait dugaan mafia
HUKRIM
fixberita.comDapur SPPG Sukamulya dibawah naungan Yayasan Pelestari Boga Indonesia dan binaan Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesi
Berita
fixberita.comKetua Fraksi Demokrat DPRD Kota Pekanbaru, Achmad Faisal Reza SE, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang)
Berita
fixberita.comKetua Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Pekanbaru, Datuk Seri Rizky Bagus Oka, mengecam kera
Berita
fixberita.comAntusiasme masyarakat terhadap hunian berkualitas kembali terbukti. PT Allesha Gala Anugrah, salah satu pengembang properti
Berita
fixberita.comAnggota DPRD Kota Pekanbaru Syafri Syarif SE meninjau lokasi tempat usaha kuliner Cobek Merapi yang berada di Jalan HR Soebr
Berita